BAHAN KEBUTUHAN POKOK SELAMA RAMADHAN MENCUKUPI

Senin, 6 Juni 2016 | 15:31:51

Bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang rutin hadir setiap tahun juga senantiasa disiapkan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui dinas instansi terkait untuk melayani masyarakat dari sisi kesediaan pangan, BBM. gas LPG, pemantauan harga, keamanan masyarakat, kesiapan jalan, hingga pelayanan kesehatan.  Kesiapan itu dibahas dalam Rapat koordinasi (Rakor) persiapan menghadapi bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1437/2016, dengan melibatkan Dinkoperindagpar, Dishubkominfo, Bagian Kesra, Polres, dan Satpol PP, di Ruang Arahiwang Setda pada Kamis ( 2/5).

Seperti yang disampaikan Kepala Dinkoperindagpar  Dra.Suhartini MM, untuk stok pangan, Bahan bakar minyak, dan Gas LPG diperhitungkan mencukupi di bulan Ramadhan dan Idul fitri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Purworejo. Yakni komoditi kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) sebanyak 13 jenis antara lain, beras, daging sapi, daging ayam  pedaging, daging ayam kampong, telur tepung, minyak goring, gula pasir, cabai merah besar, cabai keriting, cabai rawit merah, bawang merah  dan bawang putih.  Sedangkan BBM di Purworejo terdapat 14 SPBU yang dipastikan stok cukup.

“Untuk jatah gas LPG 3 kg di Kabupaten Purworejo mendapat alokasi 22.460 tabung per hari. Namun untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri direncanakan untuk mengajukan penambahan jatah  gas LPG sebesar 15 persen.  “ Pada prinsipnya telah melakukan cros cek di sejumlah pasar, SPBU, dan distributor gas LPG, bahwa stik cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.  Sedangkan untuk harga terus akan dilakukan pemantauan,” ujar Hartini.

Kepala Dishubkominfo Drs.Agus Budi Supriyanto MSi menjelaskan,  menjelang Idul Fitri akan disiapkan Posko terpadu yang lokasinya di depan Dinhubkominfo. Untuk waktunya H-7 sampai dengan H+7 yakni diefektifkan mulai 29 Juni hingga 15 Juli. Demikian juga akan menyiapkan Posko Lebaran Terpadu di Terminal Induk Purworejo. Juga kesiapan kelengkapan jalan dan pendukung lain seperti  pemasangan rambu pendahulu petunjuk jurusan, portebel jalur alternative, alat pengendali dan pengaman pengguna jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas ( APILL) yang dipasang pada 23 tempat, dll. “Kami bersama Instansi terkait akan melakukan uji petik angkutan yang masuk terminal Induk, agar angkutan yang beroperasi benar-benar laik jalan pada 29 Juni 2016 s/d 14 Juli 2016. Termasuk pengawasan tarif angkutan umum,” paparnya.

Sementara itu Kabag Kesra Drs.bambang sadyo hastono MPH mengatakan, pengusaha rumah makan dan Lestoran untuk tetap menghormati dalam bulan Ramadhan. Pelaksanaan Tarawih silaturrahim dalam bulan Ramadan akan dilaksanakan sebanyak 19 kali, yang bergilir di 16 kecamatan. “Tarawih akan diawali di Masjid Agung Darul Muttaqin Purworejo yang dihadiri Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, FKPD, dan semua dinas instansi. Namun demikian untuk jadwal permulaan puasa tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah,”  katanya.

Rakor yang berlangsung sehari tersebut, dibuka Asisten ekonomi dan pembangunan Gandi Budi Supriyanto S.Sos yang ditunjuk mewakili Bupati Purworejo. Gandi yang membacakan sambutan Bupati mengatakan,  meskipun menjadi kegiatan tahunan, saya perlu mengingatkan agar kita tidak menganggap kegiatan menyambut Ramadhan dan Idul Fitri ini sebagai tugas rutin semata. Mari kita perlakukan sebagai sebuah operasi tersendiri yang harus kita sukseskan dengan persiapan yang matang, utamanya menyangkut ketersediaan sembako, keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas yang didukung sarana transportasi dan infrastruktur jalan yang memadai, ketersediaan BBM serta berbagai aspek terkait lainnya. “Saya minta kepada semua pihak para pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Sehingga, kegiatan saudara-saudara kita yang jumlahnya jutaan itu, ketika melakukan mudik dan merayakan Lebaran, akan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar,” harapnya.