BAPAK BUPATI TINJAU KONDISI PANTAI JATI MALANG YANG TERKENA OMBAK BESAR

Kamis, 9 Juni 2016 | 14:22:27

Bupati Purworejo Agus Bastian SE meninjau kondisi terakhir daerah yang terkena dampak dari ombak besar di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Rabu sore (8/6). Gelombang tinggi sejak Selasa malam (7/6) hingga Rabu pagi (8/6) melanda tiga pantai di pesisir selatan Purworejo, yaitu Pantai Jatimalang, Jatikontal dan Keburuhan. Ketinggian gelombang mencapai 4 meter lebih.

Ikut mendampingi, Kepala BPBD Purworejo Drs Budi Harjono, Kabag Humas Setda Purworejo Drs Joko Saptono, Kepala DPPKP Ir Dri Sumarno, Kasi Pengembangan Kerjasama dan Pemasaran Dinkoperindagpar Dyah Woro Setyaningsih SSos MM dan Muspika Kecamatan Purwodadi.

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, setelah melihat beberapa kerusakan yang terjadi, mengatakan, pihaknya akan melakukan penataan kembali kawasan Pantai Jatimalang. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kondisi tempat-tampat  wisata di Kabupaten Purworejo.

“Kita akan menata kawasan Pantai Jatimalang untuk dibuat sebagus dan seindah mungkin dalam rangka meningkatkan tempat-tempat wisata. Dengan adanya gelombang yang cukup besar seperti sekarang ini, merupakan salah satu yang tentunya menjadi bahan pertimbangan kita nantinya saat akan menata tempat wisata ini. Untuk bangunan yang rusak karena tidak ada ijinnya, ya biarlah rusak, nanti akan kita tata,” katanya.

Terkait kondisi beberapa nelayan di pesisir selatan Purworejo yang kini mengalami kesulitan hidup karena tidak melaut, bupati mengatakan, akan mengambil langkah-langkah untuk mencoba memberikan bantuan. Pihaknya terlebih dahulu akan melihat berapa lama gelombang tinggi akan berlangsung.
“Sebagian besar memang sekarang tidak melaut, tetapi nanti kita lihat dahulu berapa lama keadaan ini akan berlangsung. Kalau berlangsung lama, tentunya kita akan mengambil langkah-langkah untuk mencoba memberikan bantuan karena mereka tidak bisa melaut,” tuturnya.

Sementara itu, terkait banjir rob yang menerjang rumah warga di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Bupati mengatakan, peristiwa banjir rob merupakan fenomena alam. Pihaknya akan melihat lebih lanjut, apa yang menjadi penyebab banjir rob bisa terjadi di Desa Gedangan.

“Itu fenomena alam, nanti akan kita perhatikan cara penangannya seperti apa. Yang penting masyarakat harus tetap waspada. Nanti akan kita lihat penyebabnya apa. Kalau penyebabnya dari sungai bogowonto, nanti penangannya akan kita lakukan, termasuk penghijauan yang akan kita lakukan diatas pegunungan. Termasuk di jatimalang juga akan kita hijaukan dengan menanam cemara udang dan kelapa,” terangnya.

Setelah melihat kondisi pantai Jatimalang, rombongan langsung menuju pantai Keburuhan untuk melihat jembatan wereng selatan yang putus karena terjangan ombak besar, Rabu pagi (8/6). Bupati mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya melalui BPBD Purworejo akan membangun jembatan sementara. Ia menargetkan sebelumnya lebaran, jembatan sudah dapat dipergunakan, terutama untuk menunjang wisatawan

“Dalam waktu dekat akan dibuat jembatan sementara. Materialnya sudah ada, tinggal pasang saja. Lebaran insya Allah sudah bisa dilalui. Jembatan ini penting, karena wasata di Keburuhan ini juga sering dikunjungi oleh para wisatawan selain pantai Jatimalang,” katanya.