BUPATI LANTIK 776 PEJABAT

Senin, 9 Januari 2017 | 13:18:24

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM melantik dan mengukuhkan 776 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Pelantikan dan pengukuhan yang dilaksanakan di pendopo kabupaten, Sabtu (31/12), juga dihadiri Wakil Bupati Yuli Hastuti SH dan FKPD Kabupaten Purworejo.

Mereka yang dilantik terdiri dari eselon II sebanyak 24 orang, eselon III sebanyak 118 orang, eselon IV sebanyak 571,  dan eselon V sebanyak 37. Sedangkan yang dikukuhkan sejumlah 27 orang terdiri dokter yang diberi tugas tambahan sebagai Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo, dan 26 dokter yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Unit Pelayanan Teknis Puskesmas di wilayah Kabupaten Purworejo.

Sebagian besar pejabat yang dipantik, mayoritas menempati posisi yang sama dengan jabatan sebelumnya. Namun terdapat 10 pejabat eselon II menempati jabatan baru. Antara lain di lingkungan setda, ada 5 orang yang mengalami mutasi yaitu Drs Tri Handoyo MM yang semula Sekda kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan,Hukum dan Politik. Drs Bambang Aryawan MM semula Asisten Administrasi dan Kesra kini menduduki posisi baru sebagai Sekretaris DPRD, DR Akhmad Kasinu MPd semula Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Drg Nancy Megawati MM semula Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM kini menjabat Kepala BKD, Dra Eny Sudiarti MM yang semula menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan kini Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sedangkan Drs Muh Wuryanto MM semula Kepala Dindikbudpora kini menjabat Asisten Administrasi dan Kesra, Ir Dri Sumarnno semula Kepala DPPKP kini menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Widyo Prayitno SH semula Sekretaris DPRD kini menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ir Susanto SpI semula Kepala SDA dan ESDM kini menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat Wawasan Pemukiman dan Pertanahan, dan Drs Sigit Budi Mulyanto MM yang semula menjabat Kepala BKD kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Para pejabat itu mengucapkan sumpah dan janji dibawah kitab suci sesuai agamanya, juga secara serentak mengatakan sanggup saat ditanya Bupati tentang kesanggupan para pejabat untuk melaksanakan tugas sesuai peraturan Negara dan bersikap jujur bertanggungjawab sesuai keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.  Termasuk menandatangani pakta integritas sebagai bukti kontrak kerja dan kontrak kinerja yang akan dicapai selama memangku jabatan.

Dengan pengisian jabatan tersebut, masih ada 6 jabatan eselon 2 yang masih kosong, yaitu Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dan Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan

Dalam sambutannya Bupati menegaskan bahwa pejabat yang menduduki jabatan di pemerintah daerah Kabupaten Purworejo, harus berkomitmen untuk bekerja keras, mau belajar, bersikap adil dan jujur  serta memberikan pelayanan yang baik dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu kami akan memilih pejabat yang benar benar sesuai kriteria yang dibutuhkan.

Adapun untuk pengisian pejabat, akan dilakukan assesment dan fit and proper test pada setiap jenjang jabatan, agar dihasilkan pejabat yang sesuai dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugasnya. "Untuk itu kami berharap dalam penempatan pejabat  tidak  ada transaksi apapun dan kami peringatkan kepada berbagai pihak untuk tidak sekali sekali mencoba memberikan penawaran dan harapan kepada para PNS dilingkungan pemerintah Kabupaten Purworejo, dengan janji-janji dapat mendudukan jabatan tertentu pada seseorang. Dan kepada para PNS saya minta jangan percaya kalau ada seseorang yang menawari jabatan tertentu," tandasnya.

Pada acara kali ini sebagian pejabat langsung dikukuhkan dan sebagian yang lain akan dilantik sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dalam enam bulan kedepan, pengisian dan rotasi jabatan akan terus dilakukan secara dinamis sampai dihasilkan komposisi yang mendekati ideal. Oleh karena itu bagi yang sekarang sudah menempati jabatan, masih memungkinkan untuk dilakukan rotasi dan penyegaran sesuai dengan kemampuannya bahkan jika dianggap tidak mampu menjalankan tugas sangat mungkin untuk digantikan dengan orang lain yang lebih memiliki kapabilitas.

"Jangan mengira kami tidak berani untuk mengambil kebijakan yang ekstrim terhadap mereka yang tidak menjalankan tugas dengan baik,...... untuk itu apabila ada yang ingin mencoba dipersilahkan," tegasnya.