BUPATI MINTA BPJS MEMBUKA PELAYANAN DI KECAMATAN

Sabtu, 19 November 2016 | 12:25:14

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menegaskan agar BPJS perlu untuk terus meningkatkan mutu pelayanannya. Salah satunya dengan membuka palayanan pendaftaran BPJS di Kecamatan. Menurutnya, penyebab banyaknya keluhan terkait pelayanan BPJS salah satunya karena harus mengantri saat melakukan pendaftaran. Selain itu, banyak masyarakat didesa yang enggan mendaftar karena tempat pendaftaran yang jauh dari tempat tinggalnya.

 

“BPJS banyak keluhan karena harus ngantri. Memang tidak bisa kalau pendaftaran dilakukan di kecamatan, syukur bisa sampai kelurahan. Banyak yang mau daftar BPJS tidak jadi karena antrian yang panjang dan jauh,” kata Bupati saat audiensi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen di kantor Bupati Purworejo, Rabu (15/10).

Bupati berharap kedepan pendaftaran BPJS dapat dilakukan di kecamatan atau Puskesmas, lebih baik lagi bisa sampai tingkat kelurahan. Walaupun pendaftarn BPJS bisa dilakukan secara on line melului website BPJS, tetapi menurut Bupati hal tersebut masih sulit dilakukan di Purworejo. Hal tersebut karena di Purworejo lebih banyak daerah pedesaan daripada daerah perkotaan.

“Purworejo lebih banyak desanya dari pada kotanya. Kebanyakan alasan orang-orang didesa yang enggan mendaftar BPJS karena harus antri dan jauh,” ujarnya.

“Kedepan diharapkan pendaftaran BPJS dapat lebih dipermudah. Jadi kalau kita menuntut, tetapi kalau masyarakat merasa pelayanannya kurang ya akhirnya semaunya sendiri,” imbuhnya.

“Masukan Bupati menjadi perhatian kami untuk memberikan kemudahan dalam hal pendaftaran. Nanti kami akan koordinasi, karena tidak mungkin kami menempatkan petugas tanpa berkoordinasi terlebih dahulu,” kata Maya Susanti, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen menanggapi masukan Bupati.

Pada kesempatan itu, Maya juga menyampaikan bahwa sampai dengan awal November progres pencapaian pelaksanaan JKN khususnya di Kabupaten Purworejo terhadap jumlah penduduk di Purworejo telah mencapai 52 %. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Pemda.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatangan kesepakatan bersama (MoU) antara BPJS Cabang Kebumen dengan Pemda Kabupaten Purworejo terkait optimalisasi penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Purworejo.

Kami mohon dukungan dari Pemda melalui Bupati bahwa harapan kami dengan adanya MoU ini, SKPD yang ada dilingkungan Kabupaten Purworejo bisa merasa nyaman dan merasa aman. Sebetulnya sudah ada undang-undangnya, tetapi akan lebih greget dan berasa akan adanya MoU dengan Bupati.

“Inti dari MoU tersebut terkait optimalisasi terhadap pelaksanaan program JKN ini. Sebagai contoh, menurut pelaporan yang masuk kepada kami bahwa badan usaha yang ada di wilayah Kabupaten Purworejo ini belum semuanya disiplin. Mereka sudah mendaftar BPJS atau JKN tetapi belum semua pegawainya didaftarkan,” terangnya.

“Ada juga pemberi kerja tidak disiplin melaporkan identas pekerjanya kepada kami. Ada yang pegawainya dibayar diatas UMK, tetapi dilaporkan kepada kami sesuai UMK hanya sebesar 5% dari UMK. Ini sebetulnya sudah menyalahi aturan. Harapannya kami bisa melangkah lebih optimal dengan dipayungi dengan MoU ini,” imbuhnya.