FESTIVAL LAYANG-LAYANG DI PANTAI JATIMALANG FESTIVAL TINGKAT NASIONAL PERTAMA KALI

Selasa, 11 Juli 2017 | 12:38:30

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menginginkan agar festival layang-layang  di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo tidak hanya berskala nasional saja. Acara yang sudah digelar kali keempat itu diharapkan sampai berskala internasional.

“Ini merupakan festival yang pertama kali kita buat tingkat nasional. Insya Allah kedepan kita adakan festival yang lebih besar lagi, yang berskala internasional,” kata Bupati usai membuka lomba layang-layang Purworejo Kite Festival 2017 di Pantai Jatimalang, Minggu (9/7).

Hadir Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Pimpinan DPRD Purworejo, Kasdim 0708 Purworejo, dan sejumlah pejabat OPD terkait. Festival layang-layang yang mengusung tema Kite Festival 2017 kemarin berlangsung semarak. Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga sempat menjajal untuk menerbangkan layang-layang dari salah satu peserta.

Dikatakan Bupati, acara tahunan yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo tersebut menjadi solusi jitu dalam mempromosikan objek wisata di Purworejo. “Dengan festival layang-layang ini diharapkan Pantai Jatimalang dan objek wisata di Purworejo dikenal keseluruh nusantara bahkan dunia.,” jelas Bupati.

Penyelenggaraan acara tingkat internasional nanti pun diharapkan tidak hanya festival layang-layang saja, tetapi juga lainnya seperti petualangan alam serta bersepeda. “Kami juga sedang mempersiapkan pengelenggaraan jeep adventure dan goes tiga negara,” imbuhnya.

Pihaknya pun terus berbenah serta menata sejumlah objek wisata. Terutama dalam menghadapi bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Kulonprogo. Pengembangan Pantai Jatimalang nanti hingga Kertojayan, sehingga menjadi pantai terpanjang di Indonesia.

Festival tersebut digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo. Lomba yang disaksikan ribuan penonton itu digelar di Pantai Jatimalang selama dua hari Sabtu (8/7) hingga Minggu (9/7). Festival Layang-Layang tingkat nasional yang baru pertama kali diadakan tersebut tak hanya peserta dari dalam negeri saja, tetapi juga diikuti oleh sejumlah peserta dari luar negeri.

Sebanyak 43 klub dari berbagai daerah di Jawa, luar jawa dan Yogayakarta ikut ambil bagian menampilkan layang-layang terbaiknya. Selain diikuti peserta dari berbagai daerah, lomba layang-layang bertaraf nasional itu juga diikuti peserta eksibisi dari negeri Malaysia dan Thailand. Peserta dari Thailand mempertontonkan layang-layang berbentuk kuda dan gajah yang merupakan ikon negaranya

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo Lilos Anggorowati melalui Kasi Promosi dan Kerjasama, Woro Theresia mengatakan, lomba dibagi menjadi 4 kategori, yakni tradisional, dua dimensi, tiga dimensi dan train. "Untuk hari pertama dilombakan kategori tradisional dan dua dimensi, sementara hari kedua dilombakan 3 dimensi dan train naga," kata Woro.

Dijelaskan, lomba layang-layang tingkat nasional tersebut yang pertama diadakan dan sebagai tindak lanjut dari kegiatan eksibisi tahun-tahun lalu. "Dulu sudah pernah digelar kegiatan seperti ini tapi bersifat eksibisi, nah lombanya ya baru sekarang,"jelasnya.

Tampil sebagai juara untuk kategori tradisional Petung KC Tulungagung, kategori dua dimensi dimenangkan Ketapang KC Tuban, kategori tiga dimensi dimenangkan Fakta KC Cilacap dan kategori train naga dimenangkan Ketapang KC T