PASAR MURAH DISERBU WARGA

Kamis, 16 Juni 2016 | 11:14:12

Dalam rangka menyambut bulan ramadhan dan idul fitri, Pemkab Purworejo kembali menggelar pasar murah di 16 kecamatan mulai 13 Juni 2016 hingga 1 Juli 2016. Kecamatan Purwodadi mengawali kegiatan pasar murah, yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Purworejo Yuli Hatuti SH, di Halaman Kantor Kecamatan Purwodadi, Senin (13/6). Ratusan warga masyarakat terlihat antusias menyambut hadirnya pasar murah diwilayah mereka.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH dalam sambutannya mengatakan, pasar murah merupakan salah satu upaya untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dalam sehari-hari. Terlebih karena kenaikan harga barang-barang yang terjadi pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap keberadaan pasar murah dapat tepat sasaran, sehingga bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari warga masyarakat.

“Saya berharap keberadaan pasar murah ini benar-benar tepat sasaran dalam artian dibeli oleh warga masyarakat yang memang daya belinya relatif rendah, sehingga bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai pasar murah ini justru menjadi ajang aksi borong segelintir orang, untuk memperoleh kepentingan pribadi, sehingga mereka yang membutuhkan justru tidak kebagian,” tegasnya.

Wakil Bupati menambahkan, dalam menghadapi lonjakan harga pada bulan Ramadhan ini, pemerintah daerah akan melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan harga, antara lain melalui operasi pasar. Disamping itu, untuk melindungi masyarakat agar tidak mengkonsumsi bahan makanan berbahaya seperti daging glonggongan atau barang-barang kedaluwarsa, pemerintah melalui instansi terkait juga akan melakukan berbagai operasi.

“Mudah-mudahan dengan berbagai upaya tersebut, masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan khusyu’, dan bisa bersama-sama merayakan Idul Fitri 1437 Hijriyah dalam kondisi yang sehat dan penuh suka cita,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinkoperindagpar Kabupaten Purworejo, Dra Suhartini MM menjelaskan, pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok dibawah harga pasar. “Kegiatan pasar murah akan berakhir di Alun-Alun Kabupaten Purworejo tanggal 1 Juli 2016. Peserta pasar murah terdiri atas UMKM binaan Dinkoperindagpar,” terangnya.

Dikatakan, jenis barang dagangan yang disediakan antara lain, beras Rp 8.500 per kg, gula pasir Rp 14.000 per kg, minyak goreng Rp 10.000 per liter, tepung terigu Rp 5.000 per kg, telur Rp 19.000 per kg, bawang merah Rp 25.000 per kg, bawang putih Rp 25.000 per kg, dan gula jawa Rp 17.000 per kg. Selain itu juga tersedia sayuran, aneka kue kering, pakaian, dan bahan kebutuhan pokok lainnya. Khusus elpiji 12 kg yang dijual Rp. 15.500, pembeli harus menggunakan identitas dan maksimal hanya dua tabung.