TERPILIH 5 PASANG BAGUS DAN RORO PURWOREJO

Selasa, 19 September 2017 | 13:38:23

Setelah melalui proses panjang pemilihan Bagus Roro 2017 yang diikuti 107 peserta, akhirnya melalui grand final menghasilkan 5 pasang Bagus dan Roro. Dengan persaingan yang ketat 5 bagus roro mampu mengalahkan rival-rivalnya. Sebagai penyandang Bagus dan Roro Kabupaten Purworejo tahun ini yakni pemenangnya Galih Gerrandra Vibra Ramadhani (mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta), dan Elvira Putri Ceisaria (siswi SMAN 7 Purworejo).

Keduanya menerima trophy, piagam, dan uang pembinaan yang diserahkan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, di Pendopo pada Kamis malam sekitar pukul 11.30 WIB. Disamping itu juga disematkan sebuah keris di pinggang belakang sebagai tanda predikat sebagai Bagus, dan kepada Roro disematkan mahkota yang dipasangkan pada kepala sebagai tanda penyandang Roro.

Sedangkan 4 pasang lainnya terpilih sebagai wakil I hingga IV yakni Viqi Hardiyanto (SMAN 7) - Hesti Sulistyorini (UMP), Yusril Abrar Wibowo (SMAN 7) - Laila Kurniasari Putri (Insitut Tehnologi Surabaya), Abdul Rojak (UMP) - Khatarina Ika Pramelianti (Undip), dan Antonius Kevin Patrick Kountur (SMA Bruderan) - Dhea Maulidda (Institut Tehnologi Yogyakarta).

Wakil Bupati Yuli Hastuti yang menunggui grand final tersebut, mengapresiasi event pemilihan bagus roro yang rutin dilaksanakan setiap tahun, akan dapat menjadi motivasi untuk mengembangkan bakat dan kemampuan generasi muda untuk kemajuan kabupaten Purworejo. “Tentu event ini, jangan terjebak menjadi sebuah rutinitas belaka atau sekedar agar tidak mengalami kevakuman. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas dan totalitas penyelenggara dan instansi terkait, agar mampu menjadikan even ini sebagai salah satu daya tarik wisata sekaligus wahana mengasah kemampuan dan potensi generasi muda sebagai duta daerah,” tandasnya.

Apalagi lanjut Yui Hastuti,  Pemerintah Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu sudah me-launching branding pariwisata Purworejo yaitu “ROMANSA PURWOREJO – TAHUN KUNJUNGAN WISATA 2020”. Relevan dengan hal tersebut, diharapkan Bagus dan Roro 2017 benar-benar mampu  mengemban tugas sejalan dengan gelar yang disandang, untuk menjadi duta daerah dalam berbagai bidang terutama untuk mempromosikan potensi pariwisata maupun potensi lainnya yang dimiliki Kabupaten Purworejo.

Hal itu dapat terwujud, apabila Bagus dan Roro memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas di berbagai bidang. Disamping itu, Bagus dan Roro juga dituntut menjadi pribadi yang kokoh, berbudi pekerti luhur serta luwes dalam segala aspek kehidupan, sehingga bisa menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. “Maka kalian harus mampu membawa nama Purworejo agar lebih dikenal secara luas dan semakin eksis dalam segala bidang,” tutur Yuli Hastuti.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gandi Budi Supriyanto SSos melaporkan, peserta sebanyak 107 terdiri pelajar dan mahasiswa Purworejo. Dari jumlah itu diseleksi menjadi 30 orang atau 15 pasang Bagus Roro yang kemudian mengikuti proses karantina.. “Untuk sistim penilaiannya yakni 75 persen nilai dari akumulasi penilaian selama karantina, sedangkan 25 persennya penilaian saat grand final malam ini,” jelasnya.